Tugas Dan Fungsi Polda

Polda adalah singkatan dari Kepolisian Daerah yang merupakan satuan pelaksana utama kewilayahan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berada di bawah Kapolri.Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Kapolda) adalah pemimpim Polda, yang bertanggung jawab kepada Kapolri.

www.kompolmas.tv

Polda miliki tugas sebagai tersebut :

  1. jalankan tugas pokok Polri yaitu pelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta menambahkan perlindungan, pengayoman, dan layanan kepada masyarakat; dan
  2. jalankan tugas-tugas Polri lainnya didalam daerah hukum Polda, sesuai dengan ketetapan peraturan perundang-undangan.

Fungsi Polda yaitu:

Dalam jalankan tugas sebagaimana dimaksud didalam Pasal 5, Polda menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

  1. bantuan layanan kepolisian kepada penduduk didalam bentuk penerimaan dan penanganan laporan atau pengaduan, keinginan bantuan atau pertolongan, layanan pengaduan atas tindakan bagian Polri, dan pelayanan surat-surat izin atau info cocok bersama dengan ketetapan peraturan perundang-undangan;
  2. pelaksanaan intelijen didalam bidang keamanan, terhitung persandian dan intelijen teknologi, baik sebagai bagian berasal dari kesibukan satuan-satuan atas, maupun sebagai bahan masukan penyusunan rancangan kesibukan operasional Polda didalam rangka pencegahan gangguan dan pemeliharaan keamanan dalam negeri;
  3. penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, terhitung faedah identifikasi, laboratorium forensik lapangan, pembinaan dan pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), serta pengawasan proses penyidikan;
  4. pelaksanaan sabhara kepolisian, yang meliputi kesibukan patroli mencakup pengaturan, penjagaan, pengawalan, pengamanan kesibukan masyarakat, dan pemerintah, terhitung penindakan tindak pidana ringan, pengamanan unjuk rasa, dan pengendalian massa, serta pengamanan objek khusus yang meliputi Very Very Important Person (VVIP), Very Important Person (VIP), tempat pariwisata, dan objek signifikan khusus lainnya;
  5. pelaksanaan selanjutnya lintas kepolisian, yang meliputi kesibukan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) selanjutnya lintas termasuk penindakan pelanggaran dan penyidikan kecelakaan selanjutnya lintas, serta Registrasi dan Identifikasi (Regident) pengemudi dan kendaraan bermotor, dalam rangka penegakan hukum dan pembinaan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas);
  6. pelaksanaan kepolisian perairan, yang meliputi kesibukan patroli termasuk penanganan pertama tindak pidana, pencarian dan penyelamatan kecelakaan/Search and Rescue (SAR) di wilayah perairan, pembinaan masyarakat pantai atau perairan didalam rangka pencegahan kejahatan dan pemeliharaan keamanan di wilayah perairan;
  7. pembinaan masyarakat, yang meliputi Perpolisian Masyarakat (Polmas), pembinaan dan pengembangan bentuk-bentuk pengamanan swakarsa dalam rangka peningkatan kesadaran dan ketaatan penduduk terhadap hukum, tumbuh kembangnya peran serta penduduk didalam pembinaan keamanan dan ketertiban, terjalinnya hubungan Polri bersama dengan penduduk yang kondusif bagi pelaksanaan tugas kepolisian, serta pembinaan tehnis dan pengawasan kepolisian khusus terhitung satuan pengamanan; dan
  8. pelaksanaan fungsi-fungsi lain cocok bersama dengan ketetapan peraturan perundang- undangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *