Makna dan Contoh Pengamalan dari Lambang Pancasila Bintang Emas

Sebagai warga negara Indonesia yang taat, tentunya dalam kehidupan bernegara Anda harus selalu mengamalkan ideologi Pancasila. Itu berarti, setiap tindak-tanduk Anda harus tercermin sesuai dengan moral-moral yang terkandung dalam berbagai lambang Pancasila tersebut, salah satunya adalah Bintang Emas. Tentunya, mengamalkan sila-sila dalam Pancasila adalah pedoman dasar yang harus dipegang teguh oleh warga negara. Yuk, simak apa makna dan contoh pengamalan dari sila pertama di ulasan berikut ini.

insanpelajar.com/lambang-pancasila-dan-artinya-dari-sila-ke-1-hingga-5

Makna dan Contoh Pengamalan dari Lambang Bintang Emas

Sesuai dengan Pancasila sebagai ideologi negara, Bintang Emas adalah lambang Pancasila dari Sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Itu berarti, Agama merupakan salah satu hal yang dipegang teguh oleh bangsa sebagai dasar dalam mengatur kehidupan bernegara. Di Indonesia, tercatat ada 6 Agama yang diakui dan kebebasan memeluknya dilindungi oleh Undang-Undang, antara lain Agama Islam, Agama Katolik, Agama Protestan, Agama Budha, Agama Hindu, dan Konghucu.

Sebagai salah satu roh bangsa, maka Ketuhanan dalam Pancasila dilambangkan dengan Perisai Hitam yang memiliki Bintang Lima Sudut berwarna Emas di dalamnya. Warna hitam pada Perisai dimaknai sebagai warna alam yang mana menegaskan akan rahmat Tuhan atas segala karunianya pada Bumi ini, sedangkan warna emas pada Bintang melambangkan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang religius.

Tidak hanya itu, Bintang Emas juga diartikan sebagai terangnya cahaya kerohanian yang diberikan Tuhan kepada seluruh umat manusia. Selain itu, bintang tersebut juga laksana cahaya yang mampu menerangi Dasar Negara, Sifat Negara, dan Tujuan Negara yang semuanya tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

Sebagai warga negara yang taat, tentunya sejak kecil kita diajarkan untuk selalu mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Adapun contoh pengamalan Sila pertama adalah Percaya akan adanya Tuhan yang Maha Esa, Meyakini dan Taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, serta tidak mengganggu kepercayaan Agama warga lainnya.

Sikap saling menghormati antar umat beragama ini bisa ditunjukkan dengan cara saling hidup rukun terlepas dari apapun agama tetangga kita, tidak mengganggu umat beragama lain saat menjalankan peribadatan, serta tidak menyinggung agama lain, tidak memaksakan orang lain memeluk agama kita dan merasa paling benar sendiri akan agama yang dipeluknya.

Demikian ulasan mengenai makna dan contoh pengamalan dari sila pertama yang ada dalam Lambang Pancasila. Semoga ulasannya bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *