Fungsi Konjungsi Temporal

Apabila saat ini anda sedang menyusun sebuah karya tulis pastinya akan menemukan yang namanya kata konjungsi temporal. Keberadaan konjungsi ini biasanya akan digunakan untuk hubungkan sebuah kalimat sehingga enak dibaca dan mudah dipahami para pembacanya. Pada kesempatan ini akan dijelaskan mengenai fungsi konjungsi temporal secara lengkap.

rumus.co.id

Konjungsi juga disebut kata hubung merupakan sebuah kata yang memiliki peranan dalam menghubungkan kata pada kalimat atau menghubungkan ungkapan agar bisa menjadi kalimat yang mudah dipahami. Kata hubung ini tidak dikaitkan pada suatu objek, namun digunakan untuk menjelaskan kata ini sebagai penghubung.

Berikut ini akan dijelaskan mengenai Fungsi Konjungsi Temporal:

  1. Kata hubung ini berfungsi sebagai penyambung kata-kata agar membentuk sebuah kalimat secara utuh yang memiliki makna yang jelas dan detail.
  2. Kata hubung ini juga berperan dalam menyambungkan anak kalimat dengan induk kalimat.
  3. Biasanya ada pemberian tanda baca seperti koma untuk menggambarkan kondisi atau penempatan tertentu.

Mengenal macam-macam konjungsi Temporal

Kata hubung ini sudah terbagi menjadi dua jenis yaitu kata hubung sederajat dan konjungsi bertingkat atau tidak sederajat. Berikut ulasannya :

a. Konjungsi temporal sederajat

Konjungsi temporal sederajat adalah kata hubung yang memiliki sifat setara. Kata hubung ini tidak bisa digunakan pada awal kalimat. Kalau anda meletakkan kalimat penghubung pada awal kalimat maka hasilnya kalimat tersebut tidak efektif dan sulit dipahami oleh pembaca. Sehingga kata ini biasanya digunakan untuk kalimat yang memiliki sifat majemuk sederajat. Contoh kata penghubung : kemudian, selanjutnya, lalu, sebelumnya, dan sesudahnya.

b. Konjungsi temporal bertingkat atau tidak sederajat

Kata hubung tidak sederajat merupakan kata penghubung yang berperan dalam menghubungkan kalimat yang tidak sederajat. Berbeda dengan kata hubung sederajat, kalau kata hubung tidak sederajat ini bisa anda letakkan pada awal, tengah dan akhir kalimat. Contoh kalimatnya seperti : demi, bila, sejak, apabila, ketika, semenjak, dan masih banyak kata lainnya.

Demikianlah sedikit penjelasan mengenai konjungsi temporal. Untuk lebih lengkapnya informasi bisa anda dapat kan di sini rumus.co.id dan semoga sedikit penjelasan ini bisa bermanfaat dan mampu menambah wawasan anda dalam belajar tulis menulis sebuah kalimat yang benar dan mudah dipahami serta sesuai dengan EYD.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *